<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Awal.web.ID &#187; Catatan</title>
	<atom:link href="http://www.awal.web.id/category/catatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.awal.web.id</link>
	<description>Blogging, Wordpress and Life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 13:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>14 Kriteria Kemiskinan</title>
		<link>http://www.awal.web.id/kriteria-kemiskinan.html</link>
		<comments>http://www.awal.web.id/kriteria-kemiskinan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 17:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Awal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awal.web.id/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sering kita mendengar kata-kata “Pengentasan Kemiskinan”, terutama pada saat kampanye Pilkada ataupun Pilpres. Sebelum bisa mengurangi atau menghilangkan “Kemiskinan” itu, tentunya kita harus mengetahui kriteria “kemiskinan”. Mungkin ada yang belum mengetahui standar kriteria kemiskinan Indonesia, termasuk saya. Berikut ini kriteria kemiskinan menurut Departemen Kesehatan yang saya kutip dari sebuah brosur sosialisasi Jamkesmas (Jaminan Kesehatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sering kita mendengar kata-kata “Pengentasan Kemiskinan”, terutama pada saat kampanye Pilkada ataupun Pilpres. Sebelum bisa mengurangi atau menghilangkan “Kemiskinan” itu, tentunya kita harus mengetahui kriteria “kemiskinan”. Mungkin ada yang belum mengetahui standar kriteria  kemiskinan Indonesia, termasuk saya. Berikut ini kriteria kemiskinan menurut Departemen Kesehatan yang saya  kutip dari sebuah brosur sosialisasi Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin).</p>
<ol>
<li>Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang.</li>
<li>Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan.</li>
<li>Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/rumbai/kayu kualitas rendah/tembok tanpa plester.</li>
<li> Tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama-sama dengan rumah tangga lainnya.</li>
<li> Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.</li>
<li>Sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindungi/sungai/air hujan.</li>
<li>Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu/arang/minyak tanah.</li>
<li>Hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu.</li>
<li>Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun.</li>
<li>Hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari.</li>
<li>Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di Puskesmas atau poliklinik.</li>
<li>Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: Petani dengan luas lahan 0.5 ha, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp.600.000,-.</li>
<li>Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: Tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD.</li>
<li>Tidak memiliki tabungan/barang yang mudah dijual dengan nilai Rp. 500.000,-  seperti: Sepeda motor (kredit/non kredit), emas, tenak, kapal motor atau barang modal lainnya.</li>
</ol>
<p>Apabila memenuhi minimal 9 dari 14 kriteria diatas, maka termasuk kriteria miskin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awal.web.id/kriteria-kemiskinan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
